Sekarang ini banyak virus-virus luar yang meniru virus-virus indonesia dalam hal penyebarannya, yaitu autorun pada USB Drive/Flash DIsk. Hal ini adalah cara termudah virus menyebar ke PC. Tinggal Colok, Virus Masuk.
Tapi jangan cemas, banyak cara untuk menanganinya. Mulai dari mendisable autorun pada windows, menggunakan program-program antivirus, dan lainnya.
Pada pembahasan kali ini, kita akan mengupas tentang cara mencegah virus autorun masuk ke USB Drive. Untuk mencegahnya ada cara termudah yang dapat kita lakukan. tanpa antivirus, dan tanpa keahlian khusus di bidang komputer.
Cara kerja Virus autorun adalah dengan membuat file “AUTORUN.INF” pada USB DRIVE dan file induknya, tergantung jenis virus tersebut, biasanya berupa executable file. Untuk virus yang menggunakan fasilitas RECYLER, ia menempatkan file induknya di dalam folder pada folder RECYLER yang ada pada USB Drive.
Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Buka Windows Explorer.
- Buka Drive USB anda.
- Cek apakah ada file autorun.inf pada dirive tersebut. Pastikan agar file yang beratribut ‘hidden’ terlihat.

Screenshoot Folder Options
(Tools > Folder Options > View > Show Hidden files or folders. Untuk lebih meyakinkan lagi, setelah klik diatas, maka klik lagi pada ‘Hide protected operating system files’ hal ini bertujuan apabila file autorun.inf tersebut di cantumi atribut ’system’) Apabila file autorun.inf sudah terlihat, hapus segera.
- Buat Folder baru dengan nama autorun.inf
- Untuk virus recycler atau sejensnya, hapus terlebih dahulu folder recycler yang sudah ada pada USB Drive.
Tapi INGAT, jangan sekali-kali menghapus folder RECYLER yang ada pada Local Disk PC anda. Karena itu merupakan folder bawaan Windows. - Buat file baru tanpa ekstensi.
(Klik kanan > New > Text Documents >>> Ketik: “RECYELER” tanpa tanda kutip.)
Sekarang USB Drive/Flash Disk anda sudah tidak bisa kemasukkan file autorun.inf
Untuk saran kritiknya saya tunggu.